"Rongga Cinta"
Marahku membuncah
Kala hujan mulai turun
Teringat kala ketiadaan
ketiadaan akan harapan
Yang tak lagi berkembang
Berharap disana kutemui bayangmu
Tapi ku berkhayal
Engkau tak jua ada
Untukmu yang tak lagi mampu kulihat
Tak bisa kudekap
Ku merindumu
Temui aku dari alammu
Alam yang berbeda dimensi denganku
Rindu ini tak terbendung
Semakin membuncah bagai tsunami
Yang mematahkan setiap tulang
Engkau hanya memandang
Dari tempat peristirahatan
Kuatkanku tuk semua luka
Kini tak jua ada penyembuhan
Ingin ku bicara pada Tuhan
Tuk enyahkan badai duka
Dalam setiap kata
Kurajut pada nisan hitam
Tuk cinta yang berongga
Selamat jalan bapak. Tenanglah di tempatmu yang baru. Akan aku tahan air mataku demi bahagiamu bapak. Kutuliskan puisi patah hatiku untukmu. Kuselipkan disetiap rinduku dan rindumu. Akan kuingat rintik hujan saat itu, seperti aku mengingat rintik air mataku untukmu.

Komentar
Posting Komentar