Mahligai Cinta: Janji Erfan dan Gersy
Di altar suci nanti, cinta bersemi harum,
Erfan dan Gersy, dua hati bertemu.
Mahligai Cinta, istana impian dan syahdu,
Tanpa syarat, bersama abadi dalam kalbu.
Tak goyah ombak kehidupan, tak bimbang nada cinta,
"Ingin lama-lama besama dan selamanya!" janji Erfan dan Gersy kan terukir nyata.
Dengan raga setia, sukma bercahaya, jiwa bersatu,
Mahligai Cinta, janji suci takkan pernah layu.
Air mata bahagia kan tumpah, jadi embun pagi,
Menjelma danau bening, cinta takkan henti.
Sungai sejuk mengalir, lautan sukacita menanti,
Erfan dan Gersy, pelayaran cinta takkan pernah sepi.
Dalam satu detik, cinta tercurah tak terhingga,
Lebih deras dari hujan puisi, kasih membara.
Keharuan demi keharuan selalu terasa,
Membasahi bola mata, cinta tanpa dusta.
Tulang punggung Erfan dan Gersy, jadi satu,
Menjelma sepasang cincin, simbol abadi.
Saling bertaut, tak bisa terlepas waktu,
Cinta sejati, hingga akhir nanti.
Di Mahligai Cinta, tak ada amarah terpendam,
Sebab Erfan dan Gersy lemah lembut berbisik.
Sabar, sederhana, murah hati, rela berkorban,
Cinta abadi, dalam suka dan duka terukir.
Tak pernah patah menara dalam kalbu,
Sebab sebelum mentari terbit di ufuk timur,
Senyum Gersy sudah lebih dulu menghangatkan,
Cinta abadi, takkan pernah terlupakan.
Tak ada kertak gigi yang menyakitkan,
Sebab setelah mentari terbenam di senja hari,
Senyum Erfan tak ikut tenggelam ke dalam kelam,
Cinta sejati, selalu menemani.
Percayalah, bila ada yang melintas di depan mata,
Mereka kan cari tahu, siapa pemilik Mahligai Cinta,
Sebab rumah itu selalu bercahaya, bukan lampu dunia,
Erfan dan Gersy, cinta bagai bintang yang bersinar.
Percayalah, bila ada yang melintas mendekat mesra,
Mereka kan hirup wangi-wangian cinta yang nyata,
Meski di rumah itu tak ada parfum mewah,
Erfan dan Gersy, cinta bagai taman yang indah.
Jika kelak ada air mata menetes perlahan,
Sentuhlah , cinta takkan pernah padam.
Sebab ia telah bercampur dengan air mata, menjadi mata air untuk hidup.
Nurobo, 07 Oktober 2025.(RM)

Komentar
Posting Komentar