Jadi baik punya banyak resiko terluka, saat kau baik, kau sering di manfaatkan, sering ditipu. Tapi kau tak bisa membalas dengan hal jahat untuk mereka yang berbuat jahat, dan itu paling sakit.

Berbuat baik tidak selalu mendapat balasan yang baik, tapi jadi orang baik itu sudah pasti jauh lebih baik. itulah hidup, seperti tidak adil, mengapa harus jadi orang baik?. 

Tuhan di atas sana, sudah menakdirkanmu menjadi pribadi yang baik sejak lahir. Kau digariskan untuk jadi alat bukan penjahat. Kau yang menagis, patah hati, agar suatu saat ia sadar. Kau adalah pelajaran untuk kehidupannya. Kau menjatuhkan air mata hanya untuk menumbuhkan cinta dan menguatkan perasaan orang-orang.

Sampai kapan?.....Waktu itu pasti datang. Waktu yang Tuhan sediakan untukmu. Kalau dia yang mendua, yang menyakiti, yang menipu, dan meninggalkanmu, itu justru lebih baik, karena tidak mungkin Tuhan mau memberikan bukan yang terbaik untuk kau yang selalu berbuat baik.

Jadi, kau harus sabar dalam iman, tongkat perasaanmu dengan berdoa. Sebab, jalan-jalan akan terbuka untuk orang orang yang terluka. Tuhan itu dekat pada orang yang patah hati dan remuk jiwa. 

Tidak perlu menyakiti orang yang melukaimu, cinta bukan ajang balas dendam. Ingat bahwa, dia adalah gagak dan kamu adalah elang.🙏🙏



@salamapimanyala(ESP)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahligai Cinta: Janji Erfan dan Gersy

"Ke Dalam Tangan-Mu": Simfoni Pengabdian

Doa yang Kupuisikan: Catatan Rahasia di Balik Purnama