Pada Mulanya



Ia adalah Sabda yang tak berbentuk, pada mulanya. 

Bertaburan di atas linangan yang berkaca-kaca.
Pada musim yang sunyi matahari nampak di sudut yang lancip
Lalu kembali memeluk muara ketika mata berkedip.
Itulah hari pertama.

Pada mulanya, genangan itu belum terbentuk.
Ia meyampaikan apa yang tak terlisankan oleh bibir.
Kita hanyalah tubuh, tulang-tulang dan 
Jantung yang bekerja lebih rajin dibandingkan mulut
Aku dan kamu jatuh dalam cinta dan tidur dalam helaan napas-Nya.
itulah hari kedua."

"Kunamakan ini Kisah Penciptaan Cinta"

+Pastoran Nurobo(RM_ESP)







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahligai Cinta: Janji Erfan dan Gersy

"Ke Dalam Tangan-Mu": Simfoni Pengabdian

Doa yang Kupuisikan: Catatan Rahasia di Balik Purnama