KENANGAN;Pergi,hilang dan lupakan!;



Suatu hari, seorang Adam terbangun dari mimpi
    Dari balik jendela ia melihat mentari melambai-lambai
Seakan memanggilnya untuk bertualang bersama
    Ia gagap,mungkin juga gugup,keringat mengucur
      
Sang Adam masih dalam kebimbangan sanubari
   Beranjak pergi atau tetap menetap?  
Ia mengingat sepotong kenangan yang membekas
   Resah,risau,rusuh,risih;batinnya terkoyak

Dari celah jendela,ia melihat mentari mencapai puncaknya
     Ia teringat pada sepotong roti yang dibagi dua
Sebelah untuknya sekeping punya kenangan
   Tetes demi tetes, keringat masih menetes

Batinnya disiksa habis-habisan oleh sang kenangan 
     Ketika mentari akan kembali pada kediamannya
"Indah tak selamanya bertahan"; isyarat hatinya bergema;
        "Pergi ..! Hilang.. ! dan Lupakan saja..!"

Detik-detik terakhir, Adam beranjak menyusuri pantai
   Ia menyisipkan sepotong kata pada sang kenangan
Yang ia tulis diatas butir-butir pasir putih
  Menitipnya pada gulungan ombak yang akan kembali pada lautan duka
      "Pergilah dan menghilang ! Luput dari ingatanku.





Nurobo,18 Juli 2022(risenmanek)
     


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahligai Cinta: Janji Erfan dan Gersy

"Ke Dalam Tangan-Mu": Simfoni Pengabdian

Doa yang Kupuisikan: Catatan Rahasia di Balik Purnama