ANAK YANG HILANG

 





Aku pernah menghilang, bukan dihilangkan
Hilangku itu membuat mereka cemas
Akulah domba yang tersesat 
Yang lupa dengan mereka; yang selalu menantiku untuk kembali

Sudah lama pula aku bertualang
Mencari jalan untuk kembali
Agar dapat merekahkah senyum dari meraka yang menantikan kedatanganku
Dari laut duka dan samudra nafsu duniawi

Aku pernah mencari jalan untuk kembali
Tapi sayang aku seakan dibius oleh rayuan dunia
Yang membuat lupa: dari mana aku datang
Yang membuat lupa: dari mana aku berasal

Inilah pergulatan hidupku yang panjang
Pernah menjadi pelupa yang baik
Aku melupakan jalan pulang ke- kenyamanan
Karena terlalu asyik menikmati pesta pora dunia.


Inilah jeritan anak yang hilang
Masih mungkinkah pintu itu dapat kubuka? Sedangkan kuncinya telah aku patahkan?
Aku mencoba mencari jalan untuk kembali

Ini pula jeritan dari bibir anak hilang ,yang ingin pulang
Aku ingin pulang
Aku ingin kembali
Aku harus pulang




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahligai Cinta: Janji Erfan dan Gersy

"Ke Dalam Tangan-Mu": Simfoni Pengabdian

Doa yang Kupuisikan: Catatan Rahasia di Balik Purnama