Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2025

Surat Untuk Tuhan

Gambar
By;Risen_Manek Di bawah tangga, di antara bayang-bayang patah kayu jati tua, simbol rumah dan akar, aku menulis surat pada-Mu, Tuhan. Tinta biru, seperti air laut Tanjung Bastian yang dalam, melukiskan resahku di atas kertas putih, polos seperti pasir pantai Wini yang belum terjamah. Bukan keluh kesah seperti angin musim barat yang mengamuk, ya Tuhan, hanya pertanyaan lembut seperti desiran ombak di pagi hari. Aku ini siapa? Sebutir garam di lautan luas, tak terlihat, namun bagian dari rasa. Sehelai benang sutra dalam kain tenun Be'ti, tak mencolok, namun menyatu dalam keindahan. Aku bagai sampul buku kuno, Atoin Meto, kulitnya kusam, namun menyimpan cerita epik. Terlempar di sudut perpustakaan Sekolah Tinggi Pastoral Santo Petrus, berdebu, namun menyimpan pengetahuan berharga. Di dalam, mimpi-mimpiku terbentang seperti hamparan padang rumput di Mamsena, luas, subur, penuh keindahan. Mengapa, ya Tuhan, Engkau beri aku mimpi seluas langit sore di atas Bukit Bijaela Sunan? Mimp...